Epilog kamis 12 maret 2009 Pukul : 18.30-19.00
Pemuda asing tiba-tiba muncul saat sho dan kawan-kawan sedang menikmati makan siang, Kanzaki seiya nama pemuda itu. Dia datang bersama kelompoknya untuk menguji kemampuan sepeda-sepeda idaten milik mereka. Kakeru mulai merasa takut jika harus bertarung dengan kelompok itu, sebab kemampuan sepeda kelompok tersebut begitu jauh berbeda dengan sepeda milik sho, sehingga kakeru tidak mau pusing dengan setting sepeda sho yang ngotot untuk bertanding dengan kelompok itu. Tanpa sengaja kakeru menemukan perangkat yang diberikan oleh paman kentaro, paman yang telah memperbaiki ban sepeda sho. Hal ini membuat kakeru menjadi semangat lagi untuk memperbaiki setingan sepeda sho. Untuk mempersiapkan pertandingan dengan sho, kelompok tersebut telah mempersiapkan segala hal untuk pertandingan tersebut. Mulai dari setingan sepedanya hingga kondisi pemain sepeda itu yang harus dalam keadaan fit. Malam hari sebelum pertandingan, kakeru memperbaiki settingan sepeda sho agar dapat berguna bila cuaca besok adalah hujan. Dengan semangat kakeru memperbaikinya, sho pun tiba-tiba terbangun dari tidurnya dan ikut membantu kakeru. Hari esok pun tiba, pertandingan dimulai setelah kedua peserta mengatakan “dasusento “. Lawan sho begitu cepat dan sho mulai tertinggal jauh. Namun sho mulai mengejar dalam lintasan berkelok dengan menggunakan rem yang telah dirancang kakeru. Tapi dijalan lurus sho tersusul kembali. Sho mencoba menyusul lawannya dengan menggunakan slip. Sementara lawannya terjatuh saat melakukan slip. Akhirnya sho pun berhasil memenangkan pertandingan itu. Yuki meninggalkan buku panduan MPV yang sangat diinginkan kakeru, perjalanan mereka pun masih terus berlanjut. Sampai jumpa di episode berikutnya……….